Seluruh proses ekspor telah memenuhi ketentuan karantina, dokumen ekspor, serta kelayakan hidup ikan untuk perjalanan udara ke luar negeri.
Industri Perikanan Maluku Perlu Terus Didukung
Plh. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku Achmad Jais Ely, menyambut antusias keberhasilan ini.
Bagi Pemprov Maluku, ekspor perdana ini bukan hanya soal ekonomi, tapi pilar penting dalam penguatan sektor unggulan daerah.
“Kami menyambut baik dan mengapresiasi ekspor perdana ini. Semoga ini menjadi awal dari kegiatan ekspor yang berkelanjutan dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Maluku,” ujar Jais Ely.
Ia menambahkan, sektor perikanan hidup — seperti ikan kerapu — memiliki nilai jual tinggi di pasar ekspor, terutama negara-negara Asia seperti Hongkong, Tiongkok, dan Jepang yang memiliki permintaan tinggi terhadap ikan segar kualitas premium.
Menuju Ekosistem Ekspor yang Kondusif
Lebih dari sekadar angka dan volume, ekspor perdana ini mencerminkan keberhasilan membangun sinergi lintas lembaga. Bea Cukai, Karantina, dan pemerintah daerah bekerja bahu membahu, dari tahapan fasilitasi hingga pengawasan ketat terhadap kualitas ekspor.
Ekspor ini menjadi bukti bahwa Maluku memiliki potensi besar yang bisa dikembangkan untuk meraih pangsa pasar internasional — asalkan ditopang dengan regulasi yang ramah usaha, pendampingan teknis yang intensif, serta semangat kolaborasi.










