Belanja Daerah dan SiLPA: Angka Defisit Masih Tertutupi
Pada sisi pengeluaran, belanja daerah semula dianggarkan Rp934,67 miliar, meningkat menjadi Rp993,46 miliar, dan terealisasi sebesar Rp926,95 miliar atau 93,31 persen. Rinciannya meliputi:
- Belanja operasi: 94,84 persen
- Belanja modal: 89,52 persen
- Belanja tak terduga: 97,04 persen
- Belanja transfer: 90,46 persen
Defisit anggaran tahun 2024 sebesar Rp26,16 miliar dapat ditutupi dengan pembiayaan netto dari SiLPA tahun sebelumnya sebesar Rp36,26 miliar, sehingga menghasilkan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) akhir tahun 2024 sebesar Rp10,09 miliar.
Prestasi Keuangan Diiringi Komitmen Pelaporan yang Tepat Waktu
Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2024 telah disampaikan ke DPRD pada 17 Juni 2025, sesuai dengan batas waktu enam bulan setelah berakhirnya tahun anggaran, sebagaimana diatur dalam regulasi nasional.
“Atas nama pemerintah daerah, saya menyampaikan penghargaan kepada DPRD dan seluruh jajaran perangkat daerah yang telah bekerja keras, tertib, transparan, dan akuntabel sehingga prestasi ini dapat tercapai,” tegas Wabup Rahantoknam.
Dengan pencapaian WTP selama satu dekade berturut-turut, Pemkab Malra sekali lagi menunjukkan komitmennya dalam menjaga kualitas tata kelola keuangan, yang diharapkan terus mendukung agenda pembangunan yang berkelanjutan di wilayah tenggara Maluku itu. (red/mcmalra/adolof)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel porostimur.com











