Mantan Komandan Militer Israel Peringatkan Keruntuhan Negara: Kehilangan Sekutu hingga Krisis Ekonomi

oleh -50 Dilihat
Pensiunan komandan Zionis klaim Israel akan menghadapi kehancuran yang sulit dipulihkan. Foto/X

Krisis Militer dan Ekonomi, Brik Soroti Hilangnya Sekutu Israel

Mantan komandan akademi militer yang juga pernah menjabat Ombudsman untuk Pengaduan Tentara di kementerian urusan militer itu menilai Israel semakin terisolasi di tengah tekanan internasional.

“Kita telah kehilangan legitimasi dan sekutu,” tulis Brik, seraya memperingatkan bahwa Israel tidak mungkin bertahan dalam isolasi sepenuhnya untuk waktu yang lama.

Selain persoalan diplomatik, Brik menyoroti kondisi pasukan darat Israel yang menurutnya mengalami kemerosotan struktural. Ia menyebut penurunan moral dan kelelahan militer sebagai persoalan serius, terutama ketika Israel harus menghadapi ancaman secara bersamaan dari dalam maupun luar wilayahnya.

Menurut Brik, militer yang kelelahan akan kesulitan menghadapi serangan berskala besar maupun melindungi warga sipil apabila terjadi perang regional yang lebih luas.

Tekanan juga disebut semakin berat pada sektor ekonomi. Brik menyoroti utang nasional Israel yang diklaim telah mencapai 1,4 triliun shekel atau sekitar 445 miliar dolar AS.

Baca Juga  Pertama dalam Sejarah Indonesia Punya Wakil Presiden Ilegal

Ia menilai sanksi ekonomi, pembatasan pasokan senjata, serta meningkatnya isolasi keuangan berpotensi memperburuk kondisi perekonomian Israel.

Brik bahkan mengkritik usulan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk memanfaatkan mata uang kripto guna menghindari kemungkinan sanksi dari negara-negara Eropa. Ia menyebut gagasan tersebut naif dan tidak masuk akal, serta memperingatkan memburuknya situasi ekonomi dapat mengancam tabungan masyarakat Israel.

No More Posts Available.

No more pages to load.