Manuver Baru Jokowi, dari Ganjar Pindah ke Prabowo?

oleh -246 views

Oleh: Asyari Usman, Kolumnis (Wartawan Senior Freedom News)

Musyawarah Rakyat (Musra) yang berlangsung di Istora Senayan, Minggu (14/5/2023), menunjukkan Presiden Jokowi sangat labil. Dia mengatakan, dirinya akan membisikkan capres yang diinginkan Musra. Dan musyawarah itu sendiri sangat mungkin dilaksanakan atas komando Jokowi.

Apa yang bisa kita lihat? Pertama, Musra itu menunjukkan bahwa Jokowi masih belum 100% mendukung Ganjar Pranowo. Mengapa Jokowi tidak seratus persen? Karena dia memperkirakan Ganjar tidak akan bisa diatur. Ganjar tidak akan mengikuti keinginan Jokowi bila dia duduk di kursi presiden.

Kedua, pencapresan Ganjar oleh Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri belum lama ini terkesan tidak mengikutsertakan Jokowi meskipun dia diudang menghadiri deklarasi di Istana Batu Tulis, Bogor, itu. Jokowi sangat kecewa.

Itulah lihainya Bu Mega. Dia suruh para kader seniornya, termasuk Trimedia Panjaditan, untuk melecehkan Ganjar. Waktu itu terkesan Bu Mega tidak akan menjagokan Ganjar. Tapi akhirnya Ketua PDIP itu mendeklarasikan Ganjar sebagai capres.

Baca Juga  Wali Kota Ambon Tegaskan Seluruh Proses Seleksi Sekda Taat Aturan dan Mekanisme

Dengan cara seperti ini, Bu Mega ingin menunjukkan kepada Jokowi bahwa dialah yang akan mengatur Ganjar. Bu Mega memang ingin mendominasi Ganjar. Bu Mega tak mau terulang lagi posisi Presiden Jokowi yang dikuasai Luhut Panjaitan. Bu Ketum tak mau “Presiden Ganjar” menjadi boneka orang lain. Jokowi jelas terpukul.

No More Posts Available.

No more pages to load.