Porostimur.com – Roma: Maskapai penerbangan nasional Italia, Alitalia, dinyatakan bangkrut karena terlilit utang selama lebih dari 10 tahun. Maskapai tersebut kemudian digantikan oleh maskapai nasional baru, ITA, yang memperoleh kucuran dana dari pemerintah senilai Rp22,3 triliun untuk menyelesaikan pengambilalihan.
Keputusan tersebut direspons dengan kemarahan para pegawai karena ITA hanya akan mempekerjakan 3.000 orang dari sekitar 10.000 pekerja Alitalia. Selain itu, mereka yang bekerja untuk ITA juga dibayar jauh lebih rendah dari upah sebelumnya.
Beberapa waktu sebelum Alitalia dinyatakan bangkrut, para pekerja menggelar demonstrasi dan mogok kerja sebagai aksi menentang pengambilalihan maskapai yang telah beroperasi selama 74 tahun itu.
Dalam aksi protesnya, para mantan pramugari Alitalia ramai-ramai turun ke jalan. Saat berbaris di atas Capitoline Hill, para pramugari ini serempak menurunkan tas bahu mereka. Kemudian mereka melepaskan jaket, baju seragam Alitalia dan rok mereka.
Tak ketinggalan mereka juga mencopot sepatu hak tingginya. Dengan hanya memakai pakaian dalam, mereka serentak meneriakkan, “Kami adalah Alitalia!”
Aksi ini dilakukan juga sebagai bentuk solidaritas sesama pekerja yang dirugikan oleh kebijakan perusahaan.




