Material Galian C Wai Riuwapa Diduga Mengalir ke Surya Baru dan DIY, Nilainya Capai Rp900 Juta

oleh -19 Dilihat
Material dari Sungai Wai Riuwapa diduga digunakan untuk kebutuhan penimbunan Toko Surya Baru dan Toko DIY. Material disebut diangkut menggunakan kendaraan angkutan dengan sistem pembayaran berdasarkan retase, sekitar Rp100 ribu per ret. Foto: Ilustrasi/Gemini

Porostimur.com, Kairatu – Jejak material hasil aktivitas Galian C di Sungai Wai Riuwapa, Desa Kairatu, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), kembali dipertanyakan.

Setelah sebelumnya aktivitas pengerukan di sungai tersebut menjadi sorotan publik dan DPRD SBB, kini muncul dugaan baru mengenai ke mana material hasil pengerukan itu mengalir.

Informasi yang dihimpun Porostimur.com menyebutkan, material dari Sungai Wai Riuwapa diduga digunakan untuk kebutuhan penimbunan Toko Surya Baru dan Toko DIY. Material disebut diangkut menggunakan kendaraan angkutan dengan sistem pembayaran berdasarkan retase, sekitar Rp100 ribu per ret.

Jika informasi tersebut benar, persoalannya tidak lagi berhenti pada aktivitas pengerukan material di sungai. Rantai distribusi, volume material, nilai transaksi hingga legalitas sumber material menjadi bagian yang perlu dibuka secara terang.

Sebab, seorang staf desa yang mengaku pernah berkoordinasi dengan pihak yang disebut sebagai bos Surya Baru menyebut nilai keseluruhan pekerjaan penimbunan hingga selesai berada di kisaran Rp800 juta hingga Rp900 juta.

Baca Juga  Puluhan Ret Material Galian C Wai Riuwapa Diduga Mengalir ke Cafe Dahlia

Angka tersebut masih berupa informasi yang diperoleh dari sumber dan membutuhkan verifikasi melalui dokumen kontrak maupun bukti transaksi.

No More Posts Available.

No more pages to load.