“Ngga kuat, karena takut terseret,” timpal warganet lainnya.
“Ya pasti ga kuatlah mak, yg ketangkep jg banyakan kader sendiri. Merasa gagal mendidik kader ya mak? Harusnya sebagai partai penguasa bisa menjadi tauladan yang baik bagi partai lain. Lah ini malah ikutan kompetisi menggarong uang rakyat,” tulis seorang warganet.
(red/ljc)











