13. megathrust Papua dengan potensi gempa M8,7.
Megathrust Tinggal Tunggu Waktu? Ini Kata BMKG
Gempa yang bersumber dari megathrust Selat Sunda dan Megathrust Mentawai-Suberut pun disebut-sebut tinggal tunggu waktu hantam Indonesia.
Namun, Daryono menegaskan, hal itu tidak dapat diprediksi kapan terjadi.
Daryono mengatakan, pembahasan potensi gempa di zona Megathrust Selat Sunda dan Mentawai-Siberut sebenarnya bukanlah hal baru. Bahkan, imbuh dia, sudah lama, sudah ada sejak sebelum terjadi Gempa dan Tsunami Aceh tahun 2004.
“Munculnya kembali pembahasan potensi gempa di zona megathrust saat ini bukanlah bentuk peringatan dini (warning) yang seolah-olah dalam waktu dekat akan segera terjadi gempa besar. Tidak demikian,” tegasnya.
“Kita hanya mengingatkan kembali keberadaan Zona Megathrust Selat Sunda dan Mentawai-Siberut sebagai sebuah potensi yang diduga oleh para ahli sebagai zona kekosongan gempa besar (seismic gap) yang sudah berlangsung selama ratusan tahun. Seismic gap ini memang harus kita waspadai karena dapat melepaskan energi gempa signifikan yang dapat terjadi sewaktu-waktu,” jelas Daryono dalam keterangan resmi, Kamis (15/8/2024).
Dia menegaskan, sampai saat ini belum ada ilmu pengetahuan dan teknologi yang dengan tepat dan akurat mampu memprediksi terjadinya gempa. Baik itu menyangkut kapan, di mana, dan berapa kekuatannya.










