Lanjutnya, yang dituangkan di dalam program-program kerja lewat RKP (rencana kerja kepala pemerintahan negeri) tahun pertama kedua sampai 6 tahun dan itu dibungkusi dengan RPJMDES (rancangan pembangunan jangka menengah desa) selama kurun waktu 6 tahun kedepan.
“Sebagai seorang kepala Pemerintahan negeri yang nantinya dilantik ini adalah kepercayaan masyarakat kepada saya sehingga, pada waktu melewati sebuah proses ini tentunya ada masyarakat terjadi pengkotak-kotakan di dalam negeri ini, sehingga setelah beta nantinya dilantik sebagai raja defenitif kewajiban tanggung jawab beta untuk merangkul semua tidak ada lagi sekat-sekat untuk memisah kita agar tidak terjadi terpecah-belah di dalam negeri ini,” ulasanya.
Suitella dengan tegas mengatakan, untuk itu beta mengharapkan semua warga masyarakat yang telah bersama-sama memilih dan mendukung beta untuk kita bersama-sama membangun negeri ini sesuai visi misi yang beta telah sampaikan dan nantinya dibuat lewat program-program kerja selama kurun waktu enam tahun. (Nicolas)





