Selanjutnya, Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan pembangunan Ibu Kota Negara yang mengusung “Kota Dunia untuk Semua” menjadi awal peradaban baru bagi Indonesia.
“Dengan nama Nusantara, IKN Republik Indonesia merepresentasikan konsep kesatuan yang mengakomodasi kekayaan kemajemukan Indonesia. Realitas kekayaan kemajemukan Indonesia itu menjadi modal sosial untuk memajukan kesejahteraan rakyat, untuk Indonesia maju, tangguh, dan berkelanjutan (www.antaranews.com, 17/2/2022)
IKN, Melanjutkan Kejayaan Peradaban Nusantara
Perjalanan sejarah peradaban bangsa di dunia, ditandai dengan sebuah peristiwa besar yang melatarinya. Di era lampau, kejayaan Nusantara merupakan warisan bagi generasi saat ini untuk melanjutkan kebesaran Nusantara.
Sementara itu, Nusantara adalah sebuah konsep kesatuan yang mengakomodasi
kekayaan kemajemukan Indonesia. Dengan nama Nusantara, Ibu Kota
Negara Kesatuan Republik Indonesia merepresentasikan realitas tersebut. Realitas kekayaan kemajemukan Indonesia itu menjadi modal sosial untuk
memajukan kesejahteraan rakyat yang berkeadilan, menuju masa depan
Indonesia maju, tangguh, dan berkelanjutan.
Kini, Tanah Kalimantan menjadi saksi sejarah dalam perjalanan pembangunan peradaban Indonesia ke depan. Babak baru peradaban bangsa yang ditandai dengan realisasi dari visi Indonesia-sentris melalui perpindahan Ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari DKI Jakarta ke Kalimantan Timur, tepatnya di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Kabupaten Kutai Kertanegara (Kukar).









