Jika tidak, maka taklimat itu hanya akan menjadi satu lagi kata besar yang diucapkan di atas panggung—sementara beban negara terus bertambah, utang terus menumpuk, dan rakyat kembali diminta bersabar tanpa tahu sampai kapan. (**)
Menunggu Taklimat Prabowo di Tengah Ekonomi yang Terengah








