Militer Guinea dilaporkan telah melancarkan kudeta terhadap pemerintah negara Afrika barat tersebut pada Ahad, 5 September.
Melansir dari CNN, militer dalam pernyataan melalui siaran membubarkan Konstitusi Guinea. Mereka juga menangkap Presiden Guinea Alpha Conde.
“Kami tidak lagi mempercayakan politik terhadap orang-orang itu. Kami akan percaya politik kepada rakyat. Kami datang (melakukan kudeta) hanya untuk itu, ini tanggung jawab kami sebagai tentara untuk menyelamatkan negara,” demikian ujar salah satu perwira militer Guinea, Mamadi Doumbouya, dikutip dari CNN.
Salah satu penasihat Presiden mengatakan kepada CNN Conde masih ditahan, namun hingga saat ini belum diketahui keberadaannya.
Dalam video, Doumbouya mengenakan seragam pasukan khusus. Ia menyatakan telah menangkap Conde, membekukan konstitusi, pemerintah dan seluruh institusi.
Doumbouya juga menyatakan pihak militer telah menutup semua perbatasan jalur darat maupun jalur penerbangan. Video itu tersebar dan kemudian diberitakan oleh berita-berita lokal Guinea.
Sejumlah suara letusan tembakan juga terjadi di ibu kota Guinea Conakry. Sejumlah saksi mata mengatakan kepada CNN bahwa tembakan-tembakan itu disebut sebagai salah satu upaya kudeta.




