Para komplotan kudeta telah mengumumkan komite nasional untuk perakitan dan pengembangan dan mengatakan konstitusi akan ditulis ulang. Letnan Kolonel Doumbouya juga mengatakan kepada media Prancis bahwa dia mendapat dukungan dari semua pasukan pertahanan dan keamanan.
Berita kudeta memicu perayaan di beberapa bagian ibu kota, di mana ratusan orang bertepuk tangan untuk para tentara.
“Kami bangga dengan pasukan khusus. Kematian bagi para penyiksa dan pembunuh masa muda kita,” kata seorang demonstran yang meminta namanya tidak disebutkan.
(red/AFP/cnn-indonesia)




