Posisi tersebut membuat Abdollahi memiliki pengalaman langsung dalam koordinasi operasi militer Iran.
Abdollahi Dikenal dengan Pernyataan Keras
Nama Abdollahi juga dikenal karena sejumlah pernyataannya yang keras di tengah perang antara Iran dan Israel serta Amerika Serikat.
Pada awal Agustus 2026, ia bahkan memperingatkan negara-negara di kawasan Timur Tengah agar tidak memberikan dukungan pertahanan kepada Amerika Serikat.
“Negara mana pun yang berfungsi sebagai perisai pertahanan bagi AS yang kriminal dan agresif akan dilalap api perang,” ujar Abdollahi dalam pernyataannya kala itu.
Pengangkatan Abdollahi sebagai Kepala Staf Angkatan Bersenjata dan Vahidi sebagai Panglima Tertinggi IRGC kini menempatkan dua figur berpengalaman tersebut pada posisi strategis dalam struktur pertahanan Iran.
Langkah Mojtaba Khamenei tersebut sekaligus menjadi sinyal penting mengenai arah kepemimpinan militer Iran di tengah situasi konflik kawasan yang masih berlangsung.
(red/beritasatu)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com









