Mualaf Inggris yang Legendaris, Abdullah Quilliam Ditunjuk Jadi Syekh dan Bangun Masjid di Liverpool

oleh -200 views

Penguasa Inggris ketika itu, Ratu Victoria, meminta agar pamflet ini diterjemahkan ke 13 bahasa. Ia dilaporkan memesan enam eksemplar untuk keluarga kerajaan.

Di balik pengakuan penting yang diterima Quilliam, banyak warga Muslim di Liverpool yang mendapatkan perlakuan buruk.

Mereka dilecehkan, bahkan dilempar dengan batu bata atau kotoran kuda.

Quilliam meyakini orang-orang yang menyerang warga Muslim ini “telah dicuci otak sehingga percaya bahwa pemeluk Islam adalah orang-orang yang jahat”.

Di Liverpool, ia dikenal suka membantu kalangan bawah dan mendorong pembentukan serikat buruh. Kariernya sebagai pengacara terhenti ketika ia membantu seorang klien perempuan yang menggugat cerai suaminya.

Perempuan ini yakin suaminya selingkuh dan bersama Quilliam ia membuat jebakan. Upaya ini gagal dan izin Quilliam sebagai pengacara dicabut.

Baca Juga  Ibu Hamil di Moti Tunggu 6 Jam Dirujuk, Pengamat Soroti Kelalaian Dinkes Ternate

Ia meninggalkan Liverpool pada 1908 agar skandal ini tidak menjadi besar dan tidak berdampak terhadap komunitas Muslim. Ia pindah ke London dan memakai nama Henri de Leon, meski banyak yang tahu bahwa itu adalah nama baru Quilliam, kata penulis buku tentang Quilliam, Profesor Ron Geaves.

Karismanya yang meredup tak menghalangi langkahnya untuk aktif membantu pembangunan masjid di Woking pada 1889, masjid tertua kedua di Inggris.

No More Posts Available.

No more pages to load.