Makintokan menjelaskan pembentukan kampung tangguh ini sebagai upaya pemerintah mempersiapkan masyarakat dalam menghadapi situasi sulit akibat dampak pandemi Covid-19, agar tetap sehat, tetap aman dan memiliki ketersediaan kebutuhan pangan yang cukup tanpa bergantung pada daerah lain.
Di tempat yang sama Raja Negeri Ameth, W.D. Parinussa, sangat mendukung dan menyambut baik upaya pemerintah membentuk kampung tangguh, yang melibatkan warga masyarakat dan juga anggota TNI-Polri.
Ia menghimbau dan mengingatkan kepada seluruh masyarakat apabila beraktifitas diluar rumah, tetap menaati protokol kesehatan yakni harus tetap memakai masker, rajin mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.
Dirinya mengaku tidak mengijinkan masyarakat menyelenggarakan pesta apalagi tanpa protokol kesehatan serta tetap menjalin komunikasi yang baik dengan petugas kesehatan, TNI-Polri dan instansi terkait dalam rangka mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kecamatan Nusalaut, terlebih khusus di Negeri Ameth.
Parinussa menyampaikan dalam bidang keamanan, pihaknya akan selalu berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan juga Babinsa Negeri Ameth untuk memelihara situasi yang tetap aman dan kondusif.




