Pengguna Kripto Tembus 21 Juta
Dalam paparannya, Adi mengungkapkan pertumbuhan aset kripto di Indonesia terus meningkat signifikan. Hingga Februari 2026, jumlah akun konsumen aset kripto telah melampaui 21 juta pengguna.
Sementara itu, sepanjang tahun 2025, nilai transaksi perdagangan aset kripto tercatat mencapai Rp482,23 triliun, menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap instrumen keuangan digital.
Mahasiswa Jadi Agen Literasi
OJK juga menyoroti peran strategis mahasiswa sebagai agen literasi digital. Generasi muda dinilai memiliki kapasitas untuk mengedukasi masyarakat agar lebih memahami risiko investasi dan terhindar dari praktik ilegal.
Pemilihan Ambon sebagai lokasi kegiatan menjadi bagian dari upaya pemerataan literasi keuangan di kawasan timur Indonesia. Berdasarkan data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2022, tingkat inklusi keuangan di Maluku mencapai 81,04 persen, namun literasinya masih 40,78 persen.
Kampus Didorong Perkuat Edukasi
Rektor Universitas Pattimura, Fredy Leiwakabessy, mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai edukasi keuangan digital sangat penting di tengah perkembangan sektor keuangan yang berlangsung cepat.
“Perubahan di sektor keuangan saat ini berlangsung sangat cepat, bahkan melampaui kecepatan regulasi. Edukasi kepada generasi muda menjadi sangat penting agar mereka mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak,” ujarnya.









