Optimalkan Wisata Bahari Tidore, KKP Teliti Arkeologi Maritim

oleh -3 Dilihat

“Shipwreck diving dapat memberikan pengalaman berbeda yang unik, tidak biasa, spektakuler, inspiratif, dan mempesona kepada para wisatawan penyelam. UNESCO menyebutkan bahwa sumber daya kapal karam sangat penting untuk sejarah maritim negara bersangkutan dan dapat menarik para penyelam dan penggemar sejarah untuk mendapatkan pengalaman dan mempelajari situs warisan bawah laut secara langsung,” terang Nyoman melalui keterangan tertulisnya yang diterima redaksi, Sabtu (11/12/2021).

Wali Kota Tidore Kepulauan, Ali Ibrahim, dalam keterangan tertulis menyatakan bahwa nilai tinggi yang dikandung benda muatan kapal tenggelam (BMKT) mendasari pemerintah untuk mengelola BMKT karena BMKT adalah milik bangsa dan identitas sebagai negara maritim.

Pihaknya menekankan bahwa BMKT memiliki nilai yang kompleks, tidak saja secara ekonomi tapi juga sejarah dan ilmu pengetahuan.

Baca Juga  GMKI Ambon Desak Pemkab Malteng Selesaikan Konflik Lahan Tananahu dan PTPN I

Hal tersebut, lanjutnya, karena, teka-teki mengenai perdagangan, teknologi perkapalan dan hubungan antar bangsa dapat terjawab melalui temuan kapal dan BMKT.

Disebutkan, kekayaan laut termasuk benda berharga asal muatan kapal yang tenggelam merupakan sumber daya sejarah, budaya, ilmu pengetahuan, dan ekonomi yang pemanfaatannya perlu dikelola untuk peningkatan kesejahteraan rakyat dan pembangunan nasional.