Orang Tua Korban Laka Lantas di Tual Sebut Anggota DPRD Nihil Tanggung Jawab

oleh -493 views

Ini Sudah Soal Harga Diri

Ayah korban, Hasan Udin Rengirit, menegaskan bahwa keluarga merasa tidak dihargai atas perlakuan tersebut. Ia menyebut persoalan ini tidak lagi sekadar kecelakaan, tetapi sudah menyangkut harga diri keluarga.

“Kami merasa tidak dihargai sama sekali, ini sudah menyangkut persoalan harga diri. Korban ini kan dua orang, kenapa saat kejadian hanya ibu penjual nasi kuning yang dibawa ke rumah sakit,” ujarnya dengan nada kesal, Senin (23/3/2026).

Ia juga mempertanyakan nilai kemanusiaan dalam penanganan kasus tersebut.

“Nyawa manusia kok tidak ada harganya sama sekali. Jelas keluarga tidak menerima,” tegasnya.

Menurutnya, jika sejak awal kedua korban mendapatkan penanganan medis yang sama, keluarga kemungkinan tidak akan memperpanjang persoalan.

Baca Juga  5 Alasan Laki-Laki yang Menyukaimu Bersikap Tidak Konsisten

Kasus Kembali Menguat, RS Jadi Tersangka

Hasan mengungkapkan, sejak kejadian pada 2024, RS tidak pernah menghubungi pihak keluarga hingga saat ini.

Baru setelah berkas perkara dilimpahkan ke Kejaksaan, seorang pejabat Pemerintah Kota Tual datang mewakili RS untuk mencoba memediasi. Namun, upaya tersebut ditolak oleh keluarga.

“Selama ini RS saja tidak menggubris korban dan keluarga. Maka kami bersepakat, dia harus mendapat ganjaran sesuai dengan perbuatannya,” tandasnya.

Seiring tekanan dari keluarga, kasus ini akhirnya kembali bergulir dan RS kini telah ditetapkan sebagai tersangka. (Megarivera Renyaan)

No More Posts Available.

No more pages to load.