Orang yang Mengenal Allah di Dunia Seakan-akan Telah Berada di Surga

oleh -10 Dilihat
Imam al-Ghazali mengatakan orang yang mengenal Allah, di dunia ini sekalipun, seakan-akan merasa telah berada di surga. Foto/Ilustrasi: Ist

“Kenapa?” tanya sang sahabat.

“Karena,” kata Bayazid, “perasaan mementingkan-diri-sendirimu telah menjadi tirai antara engkau dan Allah.”

“Jika demikian, katakan padaku cara penyembuhannya.”

“Cara itu takkan mungkin bisa kaulaksanakan.”

Meskipun demikian ketika sahabatnya itu memaksanya untuk mengungkapkannya, Bayazid berkata: “Pergilah ke tukang cukur terdekat dan mintalah ia untuk mencukur jenggotmu. Bukalah semua pakaianmu kecuali korset yang melingkari pinggangmu. Ambillah sebuah kantong yang penuh dengan kenari, gantungkan di lehermu, pergilah ke pasar dan berteriaklah: ‘Setiap orang yang memukul tengkukku akan mendapatkan buah kenari’.

Kemudian dalam keadaan seperti itu pergilah ke tempat para qadhi dan faqih.” “Astaga!” kata temannya, “saya benar-benar tak bisa melakukannya. Berilah cara penyembuhan yang lain.”

Baca Juga  Pemkab Haltim Perketat Penyusunan APBD 2027, Standar Harga dan Belanja Jadi Sorotan

“Itu tadi adalah pendahuluan yang harus dipenuhi untuk penyembuhannya,” jawab Bayazid. “Tapi, sebagaimana telah saya katakan padamu, engkau tak bisa disembuhkan.”

Alasan Bayazid untuk menunjukkan cara penyembuhan seperti itu adalah kenyataan bahwa sahabatnya itu adalah seorang pengejar kedudukan dan kehormatan yang ambisius.

Ambisi dan kesombongan adalah penyakit-penyakit yang hanya bisa disembuhkan dengan cara-cara seperti itu. Allah berfirman kepada Isa: “Wahai Isa, jika Kulihat di hati para hambaKu kecintaan yang murni terhadap diriKu yang tidak terkotori dengan nafsu-nafsu mementingkan diri-sendiri berkenaan dengan dunia ini atau dunia yang akan datang, maka Aku akan menjadi penjaga cinta itu.”

No More Posts Available.

No more pages to load.