Pala Maluku Tembus Pasar Eropa, PT. KTM Jadi Simbol Hilirisasi Rempah dari Timur

oleh -334 views

Porostimur.com, Ambon – Di balik aroma hangat dan tajam pala Maluku, tersimpan cerita panjang tentang kerja keras, strategi ekspor, dan mimpi besar Indonesia menjadi raksasa rempah dunia. Keberhasilan PT. Kabong Tanipala Maluku (KTM) mengekspor pala premium ke pasar Eropa menjadi bukti bahwa rempah asal timur Indonesia bukan lagi sekadar komoditas lokal—tapi kekuatan global.

Pada pengiriman terbarunya Agustus 2025, perusahaan ini mengekspor 9,5 ton pala berkualitas tinggi ke Belanda. Produk mereka tak hanya lolos uji mutu ketat, tapi juga mendapatkan predikat High Premium Quality dari laboratorium Eropa—pencapaian langka untuk komoditas pala dunia.

“Komoditas pala punya nilai ekonomi tinggi, tapi untuk bisa bersaing di pasar global, kita harus kelola dari hulu ke hilir dengan standar tinggi,” kata Plt. Dirjen Perkebunan, Abdul Roni Angkat, saat mengunjungi kantor PT. KTM di Ambon, Jumat (1/8/2025).

Dari Maluku untuk Dunia: Rempah yang Tak Sekadar Harum

PT. KTM bukan pendatang baru. Perusahaan ini rutin mengekspor pala jenis ABCD, Shrivels, dan Mace Broken ke pasar internasional, terutama Belanda, yang dikenal ketat dalam urusan keamanan pangan. Total ekspor rempah mereka kini telah melampaui 50 ton, termasuk produk lain seperti cengkeh, minyak kayu putih, tepung sagu, dan kenari.

Kementerian Pertanian mengapresiasi langkah ini sebagai hasil nyata hilirisasi. “Kisah sukses seperti PT. Kabong Tanipala Maluku membuktikan bahwa hilirisasi rempah bukan sekadar wacana. Ini konkret, dan hasilnya langsung terasa oleh petani dan ekonomi daerah,” ujar Abdul Roni.

No More Posts Available.

No more pages to load.