PBB dan AS Kutuk Serangan Bom di Mogadishu Somalia

oleh -177 views
PBB dan Amerika Serikat (AS) mengutuk serangan bom di Mogadishu, Somalia, yang menewaskan sedikitnya 100 orang

Kelompok Al-Shabaab yang terafiliasi dengan Al-Qaeda mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu. Mereka pun menyatakan bahwa para anggotanya memang sengaja menargetkan Kementerian Pendidikan Somalia.

Selain menghadapi ancaman terorisme, Somalia pun sedang dibekap krisis pangan. Pada September lalu, Kepala Kantor PBB untuk Urusan Kemanusiaan Martin Griffiths mengatakan Somalia berada di ambang bencana kelaparan. Hal itu disebabkan kekeringan parah yang melanda negara tersebut.

“Kelaparan sudah di ambang pintu dan kami menerima peringatan terakhir,” kata Griffiths dalam konferensi pers di Mogadishu, 5 September lalu. Dia mengungkapkan, kelaparan parah kemungkinan terjadi di dua wilayah, yakni di Somalia tengah dan selatan.

Griffiths, yang memulai kunjungannya ke Somalia pada 1 September lalu mengaku sangat terkejut dan terenyuh melihat kondisi di Somalia. “Waktu terus berjalan, ia akan segera habis,” ucapnya, memperingatkan tentang perlunya untuk segera menyalurkan bantuan kemanusiaan ke negara tersebut.

Menurut PBB, terdapat 7,8 juta orang yang menghadapi krisis kelaparan di Somalia atau sekitar setengah dari populasi negara tersebut. Sekitar 1 juta warga di sana telah melakukan perjalanan dan meninggalkan rumah mereka untuk mencari makanan serta air.

No More Posts Available.

No more pages to load.