Densus Ringkus Terduga Teroris di Sambi, Boyolali: Terlibat Aksi Ambon

oleh -482 views
Link Banner

Porostimur.com | Boyolali: Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap terduga teroris TEP, 40, di Jalan Sambi -Simo, Dusun Gumukrejo, RT 01 RW4, Desa/Kecamatan Sambi pada Kamis (12/8) malam. TEP diduga terlibat dalam aksi teroris di Maluku, Ambon sebagai penggalang dana.

Melansir Jawa Pos Radar Solo, penangkapan TEP terjadi sekitar pukul 20.00. Pasca pulang dari masjid di dekat rumah, TEP berniat membeli martabak langganan yang jaraknya 100 meter dari rumah. Belum sempat menerima pesanannya, TEP dan motornya diamankan Densus 88 Antiteror Mabes Polri.

Kades Sambi Sukir membenarkan ada penangkapan salah satu warganya. Dia menjelaskan, penangkapan bermula saat TEP akan membeli martabak di timur jalan Sambi -Simo. Baru pesan, TEP langsung diamankan beberapa orang berpakaian sipil. Awalnya, penjual martabak mengira terjadi perkelahian.

Baca Juga  Kapolda Malut Rotasi Sejumlah Pejabat di Lingkup Polda dan Polres Jajaran

“Jadi penjual martabak ini sempat memegangi TEP, bermaksud melerai. Tapi langsung diberitahu kalau (yang berpakaian sipil) polisi. Langsung dilepaskan, TEP langsung dibawa pakai mobil,” terangnya, Jumat (13/8/2021).

Keluarga terduga pelaku juga kooperatif dan ikut serta saat penggeledahan sekitar pukul 13.30. Dari hasil penggeledahan, tim Inafis Densus 88 Mabes Polri mengamankan dua telepon seluler (ponsel), laptop, surat-surat perjanjian dengan organisasi SO di Ambon serta kartu keluarga (KK) dan kartu tanda penduduk (KTP) saat TEP menetap di Ambon.

“Tadi keterangan yang saya terima dari Densus 88 memang diduga terlibat kegiatan terorisme di Maluku, Ambon. Katanya sebagai bendahara atau penggalang dana dan sudah dibelanjakan untuk senjata,” imbuhnya.

Baca Juga  Pemuda Capalulu Segel Kantor Desa
Lokasi penangkapan TEP pada Kamis (12/8) malam, di Jalan Sambi-Simo, Dusun Gumukrejo, Desa/Kecamatan Sambi, Jumat (13/8).

Terpisah, Kapolres Boyolali AKBP Morry Ermond membenarkan penangkapan warga Sambi yang diduga terlibat jaringan terorisme. Saat ini pengembangan masih terus dilakukan. Terkait apa saja hasil penggeledahan dan jaringan terorisme, Morry enggan menjawab.

“Saya membenarkan adanya penangkapan terduga teroris di beberapa tempat di wilayah Jateng. Namun untuk lebih jelasnya, nanti dari Densus 88 yang akan memberikan penjelasan,” tegasnya. 

(red/jawapos/radarsolo)

No More Posts Available.

No more pages to load.