“Meski ada upaya mereka untuk membungkam saya, suara saya malah semakin nyaring bagi yang tertindas dan tidak bersuara di Gaza,” tambahnya.
El Ghazi bergabung dengan Mainz dari PSV Eindhoven pada September 2023 dan menandatangani kontrak dua tahun. Kontrak El Ghazi diputus Mainz pada 3 November 2023 setelah postingan El Ghazi di Instagram yang mendukung Palestina.
Pengadilan Ketenagakerjaan Mainz memerintahkan Mainz untuk membayar El Ghazi 1,7 juta euro sebagai pengembalian gaji satu tahun sisa kontraknya.
Postingan awal El Ghazi, yang kini telah dihapus, mencantumkan frasa “dari sungai ke laut”, yang dapat dianggap sebagai hasutan untuk penghancuran Israel dan berpotensi dapat diproses secara pidana di Jerman. Komite Yahudi Amerika mendefinisikan frasa itu sebagai antisemitik karena menyerukan penghapusan negara Yahudi.
El Ghazi mencoba mengklarifikasi postingan-nya, menyatakan komentarnya itu untuk menyerukan lebih banyak empati serta pemahaman tentang sejarah konflik Israel-Palestina.
El Ghazi yang tercatat dua kali bermain untuk tim nasional (timnas) Belanda hanya tampil dalam tiga pertandingan sebagai pemain pengganti di Bundesliga pada musim 2023/2024. Sebelumnya, El Ghazi juga pernah bermain untuk Ajax, Lille, Aston Villa, dan Everton.









