“Malam yang penuh ledakan di Iran, ini memperingatkan anda,” katanya.
Iran mengakui mengirim drone ke Rusia tapi mereka mengakui pengiriman dilakukan sebelum Moskow menginvasi negara tetangganya tahun lalu. Rusia membantah menggunakan drone-drone Iran di ukraina meski banyak yang ditembak jatuh dan ditemukan di sana.
“Sekitar pukul 23:30, Sabtu malam, terjadi serangan gagal dengan Pesawat Tanpa Awak Mikro (MAV) di salah satu pabrik kementerian,” kata Kementerian Pertahanan Iran dalam pernyataan yang disampaikan stasiun televisi pemerintah.
Mereka mengatakan menembak jatuh satu drone dan dua lainnya terjebak di jebakan pertahan dan meledak. Hanya menyebabkan kerusakan kecil pada atap gedung pabrik. Tidak ada korban.
Seorang pejabat militer AS di kawasan mengatakan melihat lokasi dan ukuran drone, serangan dilakukan dekat perbatasan Iran.
Terpisah kantor berita Iran, IRNA melaporkan kebakaran besar terjadi di pabrik oli motor di zona industri dekat barat laut Kota Tabriz. Mengutip pejabat setempat, IRNA, melaporkan kebakaran disebabkan kebocoran oil.
Sebelumnya Iran pernah menuduh Israel menggelar serangan terencana dengan menggunakan agen di wilayah Iran. Pada Juli lalu Teheran menangkap tim sabotase yang terdiri dari milisi Kurdi yang bekerja untuk Israel. Teheran mengatakan Israel hendak meledakan pusat industri pertahanan ‘sensitif’ di Isfahan.









