Pejabat Komunikasi Israel Akui produksi Berita Hoaks untuk Propaganda Perang

oleh -31 Dilihat
Pengakuan mengejutkan datang dari pejabat komunikasi Israel, Eli Hazan. Dalam sebuah video yang viral di media sosial, Hazan secara terbuka mengaku membuat berita palsu sebagai bagian dari strategi komunikasi untuk menghadapi lawan Israel dalam perang informasi.

Porostimur.com, Tel Aviv – Pengakuan mengejutkan datang dari pejabat komunikasi Israel, Eli Hazan. Dalam sebuah video yang viral di media sosial, Hazan secara terbuka mengaku membuat berita palsu sebagai bagian dari strategi komunikasi untuk menghadapi lawan Israel dalam perang informasi.

Video tersebut telah ditonton lebih dari satu juta kali di platform X dan memicu ribuan unggahan ulang serta komentar. Dalam rekaman itu, Hazan menyatakan bahwa kebenaran dan fakta tidak lagi menjadi hal utama dalam perang informasi.

“The truth doesn’t matter anymore. The facts don’t matter anymore,” ujar Hazan.

Ia kemudian mengakui, “I fabricate fake news as a response to them,” sebelum mendorong Israel menerapkan strategi komunikasi yang menurutnya meniru model Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Pengakuan dan kutipan tersebut juga dilaporkan oleh Middle East Monitor setelah video Hazan beredar luas di media sosial.

Pernyataan itu menempatkan propaganda digital dan perang narasi dalam sorotan baru. Terlebih, Hazan merupakan figur komunikasi yang memiliki pengalaman panjang di lingkungan politik Israel dan Partai Likud.

Baca Juga  Pre-order iPhone 18 Pro Dibuka, Kamera 48 MP dengan Aperture Variabel Jadi Andalan

Hazan Dorong Perang Informasi di Media Sosial

Dalam pernyataannya, Hazan menggambarkan media sosial sebagai medan pertempuran yang harus dimanfaatkan Israel untuk menghadapi pihak-pihak yang dianggap sebagai lawannya.

No More Posts Available.

No more pages to load.