Pemerintah Kembali Serahkan Kapal Tol Laut untuk Indonesia Timur ke Operator

oleh -142 views
Link Banner

@porostimur.com |Bitung: Pemerintah Republik Indonesia melalui Ditjen Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan, Kamis (25/7) kembali menyerahkan kapal pendukung tol laut wilayah timur Indonesia kepada operator alias pihak swasta.

Kapal yang diserahkan operasionalnya kepada pihak ketiga itu adalah kapal rede KM Gandha Nusantara 6, KM Sabuk Nusantara 70, KM Meliku Nusa, KM Berkat Taloda, KM Sabuk Nusantara 38, KM Sabuk Nusantara 33, dan KM Kie Raha I.

Adapun serah-terima kapal pendukung tol laut tersebut dilakukan oleh Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut yang diwakili oleh Kepala Subdirektorat Angkutan Laut Dalam Negeri Capt Budi Mantoro di kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Bitung, yang disaksikan oleh Tenaga Ahli Menteri Perhubungan Bidang Pelayanan Transportasi Laut, Kemaritiman, dan Tol Laut Ahmad Muhtasyar.

Baca Juga  Gelar syukur Natal, SMASKris YPKPM Ambon bagikan e-raport

“Kapal rede KM Gandha Nusantara 6 yang diserahkan ke PT Pelni dibangun oleh galangan PT Daya Yes dan digunakan sebagai penghubung untuk daerah/wilayah Pelabuhan Bitung ke Pulau Lembeh dengan kapasitas 58 penumpang,” jelas Capt Budi dalam keterangannya.

Link Banner

Sedangkan kapal KM Sabuk Nusantara 70, menurut Capt Budi, dibangun oleh galangan PT Daya Radar Utama dan akan dioperasikan oleh PT Pelni. Kapal perintis ini akan melayani trayek perintis R-32 dengan pangkalan Bitung dan menyinggahi pelabuhan Bitung – Biaro – Tagulandang – Tahuna – Kawaluso – Marore – Kawaluso – Tahuna – Mangaran – Lirung – Miangas – Lirung – Mangaran – Tahuna – Tagulandang – Biaro – Bitung.

Baca Juga  Powerslaves Rilis Ulang Lagu Impian dengan Aransemen yang Lebih Segar

Lebih lanjut Capt Budi menjelaskan, selain dua kapal baru yang akan dioperasikan oleh PT Pelni, ada lima kapal perintis eks PT Pelni yang akan diserahkan kepada operator swasta, yaitu PT Citrabaru Adinusantara mengoperasikan KM Meliku Nusa dan KM Berkat Taloda, PT Pelayaran Mandala Sejahtera Abadi mengoperasikan KM Sabuk Nusantara 38, PT Pelangi Tunggal Ika mengoperasikan KM Sabuk Nusantara 33, dan PT Karunia Utama Asia Timur mengoperasikan KM Kie Raha I.

Selanjutnya, setelah dilaksanakan penandatanganan dokumen berita acara serah-terima kapal, acara dilanjutkan dengan sea trial KM Gandha Nusantara 6 dan peninjauan kapal-kapal yang diserahterimakan di Pelabuhan Bitung.

“Adanya kapal rede serta kapal perintis ini diharapkan meningkatkan pelayanan angkutan laut penumpang dan barang serta menjamin keselamatan bagi penumpang angkutan laut untuk menjangkau ke daerah/wilayah yang tidak dapat disinggahi kapal utama,” tutup Capt Budi.

Baca Juga  Kanwil Kemenag Malut Hadiri Evaluasi Pelaksanaan PNBP NR Tahun 2019

Hadir dalam kesempatan tersebut Tenaga Ahli Menteri Perhubungan Bidang Pelayanan Transportasi Laut Kemaritiman dan Tol Laut, Kepala KSOP Bitung, Kepala KSOP Manado, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bitung, Direktur Operasi PT Pelni (Persero), Perwakilan PT Pelindo IV (Persero) Cabang Bitung, Direktur Galangan Pembangunan Kapal PT Daya Radar Utama dan PT Daya Yes, Direktur PT Citrabaru Adinusantara, PT Pelayaran Mandala Sejahtera Abadi, PT Pelangi Tunggal Ika dan PT Karunia Utama Asia Timur. (red/dtc)