Pemkot Akan Bangun Rumah Singgah untuk Lindungi Anak Jalanan dan Korban Kekerasan

oleh -2 Dilihat

Selain rumah singgah, lanjut Wattimena, pemrintah kota akan berupaya menyediakan ruang bermain bagi anak, yang dilengkapi sarana bermain seperti perosotan, jungkat-jungkit dan lain sebagainya.

“Ada beberapa tempat yang masih bisa kita bangun ruang bermain bagi anak, dengan sarana bermain yang cukup, agar minimal menggambarkan bahwa kita bisa fasilitasi mereka dengan ruang bermain yang cukup. Pemerintah akan mendorong itu, dan kita tentu berharap peran aktif dari stakeholder yang lain teristimewa dunia usaha untuk mewujudkannya,” ungkapnya

Wattimena berjanji 20 poin suara anak kota Ambon akan ditindaklanjuti dengan membangun kesadaran seluruh pihak.

“Soal kekerasan terhadap anak, misalnya, pemerintah tidak mungkin awasi semua orang tua, tapi kita himbau orang-orang dekat minimal bisa menjamin perlindungan terhadap anak,” tambahnya.

Dirinya pun berharap perayaan Hari Anak di Kota Ambon akan menjadi momentum bagi orang tua, pemerintah, dunia usaha, dan pers, dalam memberikan ruang yang cukup dan kesempatan seluas – luasnya bagi anak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal baik secara fisik, mental, maupun sosial.

Baca Juga  Lantik 235 Anggota BPD Wilayah Maba, Bupati Ubaid Yakub: Jabatan Adalah Amanah

“Kita berharap anak-anak kita bertumbuh berkembang menjadi anak-anak yang memiiki karakter mental yang baik, terlindungi dari kekerasan seksual dan tindak kekerasan lainnya, bahkan perlakuan sewenang-wenang dari orang tua agar mereka bisa bertumbuh menjad generasi emas kota Ambon yangmendukung pencapaian generasi emas Indonesia tahun 2045,” pungkasnya. (Nur Fauziah)

No More Posts Available.

No more pages to load.