Untuk tahun 2025, Dinas Perkim menargetkan pembangunan 204 unit rumah di beberapa wilayah, yakni:
- Maluku Tengah: Lehitu, Lehitu Barat, Saparua, dan Jasirah Leihitu (23 unit)
- Buru Selatan: Kecamatan Ambalau
- Seram Bagian Barat (SBB): Daerah Piru
Wilayah yang sulit dijangkau, seperti Seram Bagian Timur (SBT), akan menjadi prioritas program lanjutan pada 2026.
Pendampingan Langsung oleh Dinas
Pelaksanaan program dilakukan langsung oleh tim Dinas Perkim tanpa melibatkan pendamping eksternal, untuk menekan biaya tambahan.
“Pendampingnya dari dinas sendiri, hanya menerima uang perjalanan. Kalau pakai pendamping luar, biayanya akan lebih besar. Anak-anak dinas ikut turun langsung,” ujar Lita.
Program ini menjadi salah satu upaya strategis Pemprov Maluku dalam menurunkan angka kemiskinan ekstrem sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah terpencil dan tertinggal. (Piere Pattipawaey)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel porostimur.com









