Porostimur.com, Ambon – Komitmen memperkuat pemberdayaan ekonomi umat di Maluku kembali ditegaskan melalui rapat strategis antara Tim Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Bidang Bimas Islam Kanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Maluku, Kamis (23/4/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Kantor BAZNAS Maluku, Gedung Ashari Al-Fatah Ambon, itu dipimpin Ketua Tim Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Supiah Syamsi, dan dihadiri Ketua BAZNAS Maluku, Saiful Al-Maskaty. Agenda utama rapat difokuskan pada evaluasi program Kampung Zakat, pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), serta penguatan kolaborasi untuk pengembangan program di lokasi baru.
Evaluasi dan Arah Baru Kampung Zakat
Dalam pembahasan, kedua pihak menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap program Kampung Zakat yang telah berjalan. Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan efektivitas sekaligus keberlanjutan program dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Program Kampung Zakat diarahkan tidak hanya pada bantuan konsumtif, tetapi juga pada penguatan zakat produktif yang mampu mendorong kemandirian ekonomi umat.
“Kolaborasi ini bukan sekadar program, tetapi gerakan bersama untuk membangun kemandirian ekonomi umat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Maluku,” ujar Supiah Syamsi.









