Pengalihan PI 10% Blok Masela Tertunda, MEA dan INPEX akan Klarifikasi

oleh -78 views

Porostimur.com | Jakarta: PT Maluku Energi Abadi (Perseroda) bersama INPEX Masela akan mengklarifikasi arahan dari Menteri ESDM dan Kepala SKK Migas terkait penundaan sementara pengalihan PI 10% Blok Masela kepada BUMD milik Provinsi Maluku.

Hal ini menjadi kesimpulan pada rapat virtual antara MEA dan INPEX dihadiri Tim Pendamping dari Kejaksaan Tinggi Maluku dan Tim Konsultan pada Jumat, 27 Agustus lalu.

Direktur MEA, Musalam Latuconsina mengaku kaget saat membaca isi surat INPEX bertanggal 11 Mei 2021 dan mepertanyakan bukti materil “arahan” yang menjadi dasar INPEX  “menghentikan sementara” proses penawaran PI 10% Blok Masela kepada MEA.

“Hingga saat ini, MEA belum menerima arahan yang sama, baik dari Menteri ESDM maupun Kepala SKK Migas, baik dalam bentuk surat menyurat, hasil diskusi ataupun yang lainnya,” kata Mutsalam dalam pesan tertulisnya yang diterima Ruangenergi.com di Jakarta, Selasa (31/8/2021).

“MEA juga telah mengirimkan surat klarifikasi kepada dua lembaga tersebut, namun hingga masuk bulan ketiga ini belum dibalas, sehingga kami berkesimpulan bahwa “arahan” tersebut tidak ada dan INPEX harusnya melanjutkan proses pengalihan ini,” pinta pria yang selama 30 tahun berkarir di PT Pertamina tersebut,” paparnya.