Pengusaha Tambang Tantang Warga Kusubibi Tunjukkan Bukti

oleh -210 views
Link Banner

Porostimur.com | Labuha: Mengabaikan keluhan masyarakat, salah satu oknum pengusaha tong meminta kepada warga Kusubibi jika sudah ada korban meninggal dunia dirinya siap bertanggung jawab

Sebelumnya, Ketua Adat Desa Kusubibi Hi. Sadek, mengeluhkan terkait limbah B3 hasil tambang yang dapat mengancam kelangsungan hidup warga

Bahkan dari pengakuan Hi. Sadek bahwa sudah hampir dua bulan warga kusubibi tak lagi mengkonsumsi air bersih yang bersumber dari PDAM. Sebab, warga takut air yang di konsumsi telah tercemari limbah B3.

Namun dari keluhan warga tersebut diabaikan oleh salah satu Pengusaha Tong, Sudin. Bahkan dirinya berujar jika ada korban meninggal dunia akibat dampak dari pencemaran limbah, maka ia siap bertanggung jawab

“Kita bilang minum, yang jelas kalau ada yang mati bilang, la torang tanggung jawab.” ucap Sudin kepada awak media lewat via handphone, Selasa (22/12/2020)

Baca Juga  ASN dan Guru di KKT Belum Menerima THR

Bahkan kata sudin, dirinya merupakan pemain lama dalam pengelolaan tambang rakyat, sebab sebelumnya dirinya pernah melanglang material tambang di pulau Obi

“Di Obi sana itu dulu kita ada bikin sampe puluhan tahun, bahkan limbah tercemar di kali-kali basar me tarapa,” kata Sudin.

Selain itu, dirinya juga mengakui bahwa, bukan hanya Limbah miliknya, ada juga puluhan tong yang menghasilka limbah yang tak terurus.

“Bukan hanya sudin punya, ada Hi komar lagi, bahkan ada yang punya limbah dekat sungai, saat hujan itu mengalir ke laut dan menyebabkan ikan banyak mati,” ujar Sudin.

Sementar itu, dirinya juga nengakui bahwa limbah yang dihasilka tambang rakyat ini megalir hingga ke selat pogo-pogo.

Baca Juga  Apel Sinergitas TNI/Polri Awali Tugas Kapolres MTB, Adalof Bormsa

“Coba ngoni lia limbah yang sebelah sungai, limbah itu mengalir sampai ke selat pogo-pogo,” pungkasnya. (adhy)