Porostimur.com, Washington – Pentagon memecat sejumlah petinggi media militer Amerika Serikat, Stars and Stripes, setelah surat kabar tersebut secara terbuka menyoroti buruknya kondisi kehidupan dan rendahnya moral awak kapal induk USS Abraham Lincoln yang beroperasi berbulan-bulan di sekitar Iran.
Pemecatan terhadap Pemimpin Redaksi Erik Slavin, Penerbit Max Lederer, dan reporter senior Timur Tengah Lara Korte itu memicu sorotan serius terhadap independensi redaksional Stars and Stripes, media yang didanai pembayar pajak AS namun secara hukum diwajibkan tetap independen dalam menentukan kebijakan pemberitaannya.
Ketiganya menerima pemberitahuan pemutusan hubungan kerja pada Jumat dengan alasan pembangkangan. Namun, mereka menilai keputusan tersebut berkaitan langsung dengan sikap terbuka mereka yang menentang dugaan campur tangan Pentagon dalam ruang redaksi.
Slavin mengungkapkan dirinya dipecat setelah menyatakan dalam wawancara dengan CBS bahwa segala bentuk penyensoran terhadap berita yang ditujukan kepada anggota militer merupakan batas yang tidak boleh dilanggar.
“Saya tetap berpegang pada prinsip bahwa Stars and Stripes harus tetap independen secara redaksional, sebagaimana diwajibkan oleh hukum dan kebijakan departemen itu sendiri,” kata Slavin, seperti dilansir Minggu (23/8/2026).











