Perangi Stunting, Penjabat Wali Kota Ambon Minta Pimpinan OPD Lepas Ego Sektoral

oleh -528 views

“Kota Ambon masih berada di angka 21,1 persen, dan tinggal satu tahun lagi untuk dapat memenuhi target, karena itu saya menantang semua pemangku kepentingan untuk dapat mencapai target nasional yang ditetapkan,” ujarnya.

Wattimena berharap, melalui rapat koordinasi ini, dapat dirumuskan kebijakan intervensi dalam percepatan penurunan stunting, sebab Kota Ambon cukup tertinggal dari kabupaten/kota lainnya dalam presentasi penurunan stunting.

“Rakor ini menjadi wadah dan wahana untuk minimal dapat menyamakan presepsi, dalam merumuskan langkah konkrit penurunan angka Stunting. Tahun 2022 kota Ambon turun 0,7 persen, menjadi 21,1 persen, ini angka yang kecil dibandingkan penurunan kabupaten/kota lain di Maluku,” tandasnya.

Di tempat yang sama, Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon Agus Ririmasse, selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Kota Ambon menyatakan, dirinya akan mengintervensi upaya penurunan stunting melalui tim, dengan cara tersebut dirinya yakin angka stunting di Kota Ambon dapat diturunkan.

Untuk diketahui, Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting diikuti para peserta dari OPD terkait, TP – PKK Kota Ambon, camat, kades/raja dan lurah. Hadir sebagai pembicara, yakni Inspektur Wilayah II BKKBN Pusat. Pada kegiatan itu juga turut diberikan bantuan bahan makanan bergizi bagi balita penderita stunting. (Nur Fauziah)

No More Posts Available.

No more pages to load.