Porostimur.com, Jakarta – Indonesia merupakan salah satu negara maritim terbesar di dunia, dengan lautan luas yang menghubungkan belasan ribu pulau dari Sabang hingga Merauke. Hal ini mendasari Kementerian Perhubungan dalam hal ini Direktorat Jenderal Perhubungan Laut untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang berdaya dan berdaulat secara ekonomi dengan transportasi laut yang selamat dan aman.
Komitmen ini disampaikan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Arif Toha dalam rangka memperingati Hari Menara Suara Nasional pada 22 September dan Hari Maritim Nasional pada 23 September 2022.
“Tugas kami adalah menyediakan transportasi laut yang selamat, aman, nyaman, efektif, efisien dan tepat sasaran agar transportasi laut ini dapat menjadi pilar yang dapat menggerakkan roda perekonomian dan memperlancar distribusi logistik serta mobilisasi masyarakat,” ujar Dirjen Arif melalui keterangan tertulisnya yang diterima redaksi, Jumat (23/9/2022).
Pada momen Hari Maritim Nasional, Dirjen Arif memaparkan keberhasilan Tol Laut di wilayah Indonesia Timur, khususnya provinsi Maluku dan Maluku Utara, yang saat ini dilalui oleh 10 trayek tol laut yang menyinggahi 28 pelabuhan di mana wilayah hinterlandnya termasuk ke dalam kategori wilayah 3TP (Terpencil, Terluar, Tertinggal, dan Perbatasan).




