oleh

Peringati HPSN, Balai Taman Nasional Aketajawe Lolobata dan Pemprov Malut Bersih-Bersih Sofifi

Link Banner

Porostimur.com | Sofifi: Balai Taman Nasional Aketajawe Lolobata (TNAL) kembali melaksanakan kegiatan dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN). Kali ini, kegiatan yang diperingati setiap tanggal 21 Februari ini dilaksanakan di lokasi wisata Pantai Guraping di Sofifi, Maluku Utara.

Rangkaian acara HPSN diawali dengan senam bersama dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Maluku Utara. Penanggung jawab kegiatan senam adalah Dinas Pemuda dan Olah Raga. Setelah olah raga, peserta beristirahat sejenak sembari menikmati sajian kacang hijau dan olahan pisang goreng dari para pedagang di tempat wisata bahari tersebut. Kegiatan dilanjutkan dengan apel pagi dan bersih-bersih sampah.

Link Banner

Apel pagi di pimpin langsung oleh Sekretaris Daerah, Samsudin Abdul Kadir. Dalam sambutannya, Beliau berharap agar kegiatan (HPSN) ini mampu membangkitkan optimisme masyarakat dengan meningkatkan kesadaran dan bekerjasama mengelola sampah untuk hidup bersih, sehat dan bernilai mewujudkan Provinsi Maluku Utara yang bersih dan sehat.

“Mari kita membudayakan hidup bersih yang dimulai dari diri sendiri, keluarga, lingkungan terdekat, kantor OPD, Swasta dan seluruh elemen masyarakat”, tutupnya dalam sambutan apel.

Setelah pelaksanaan apel pagi, kegiatan dilanjutkan dengan bersih-bersih pantai Guraping. Hasil sampah yang dikumpulkan oleh seluruh peserta hampir memenuhi bak truk pembuangan sampah.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Maluku Utara (Balitbang), memberikan slogan untuk acara ini, yaitu “Sofifi Bersih, Sofifi Sehat, Sofifi Rumah Kita”.

Sore hari, kegiatan dilanjutkan dengan bersih-bersih di Jl. Empat Puluh Sofifi. Turut hadir juga rombongan dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Maluku Utara.

Kegiatan HPSN dapat berlangsung dengan baik dan meriah berkat kerjasama dengan Sekretariat Daerah Provinsi Maluku Utara, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Maluku Utara, Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Maluku Utara dan Balai Taman Nasional Aketajawe Lolobata. (red)

Link Banner

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed