Kemampuan akting Millie dengan mudah mencuri perhatian. Namun, dia selalu kebagian peran-peran kecil. Dia ikut bermain di NCIS, Modern Family, hingga Grey’s Anatomy. Begitu ada audisi untuk peran utama, Millie selalu gagal. Di sisi lain, ekonomi keluarga semakin memburuk. Mereka kembali ke Inggris dan harus menumpang di rumah bibi karena bangkrut. Kecewa berat, dia bertekad melakukan segala yang terbaik jika mendapat kesempatan casting. Esoknya, ternyata ada jadwal casting Stranger Things. Millie berhasil. Ia berhasil memperoleh peran sebagai Eleven. Keluarganya kembali ke AS untuk mengantar Millie syuting di Atlanta. Setelah itu, Stranger Things mengubah kehidupan mereka.
Karir Millie berkembang pesat setelah perannya di Stranger Things. Ia memerankan tokohnya cukup sulit diperankan, membuatnya menarik banyak perhatian dan banyak penghargaan apresiasi. Millie mulai menjelajahi dunia bisnis saat ia membuat merk skincarenya sendiri, bernama Florence by Mills. Millie menjadi aktris muda dengan bayaran paling mahal atas bakatnya dalam berakting.
Tetapi, bahkan hingga Millie sudah sesukses sekarang rintangan tetap mendatangi Millie. Menjadi sosok yang dikenal oleh banyak orang dari umur 12 tahun tidak mudah. Millie banyak menghadapi rintangan. Mulai dari cyberbullying, sampai menjadi objek s*ksualisasi dari pihak-pihak tidak bertanggung jawab. Millie dibully karena sifatnya yang terlalu senang atau excited di interview. Banyak yang berkata bahwa Millie terlalu banyak bicara dan tidak memberi kesempatan bicara kepada rekan kerjanya yang dinterview juga saat itu.









