Nuriman Bayan dan Teluk Weda

oleh -71 views

Teluk Weda

Kalau angin timur bertiup, Teluk Weda lebih teduh dari dadamu.

Perahu-perahu riang mengikat pandara di tepian tanpa gelisah.

Kalau angin timur bertiup, Teluk Weda tak sesepi dadamu.

Dari Tanjung Putus ke Gemaf, mata lampu tumbuh lebih subur dari harapan di dadamu.

Nusliko, 2023

======

Umpan dan Matakail

Ombak yang merindukan rijang adalah aku yang kini dipeluknya

Siang malam aku bersamanya, mengapung dan berenang di dadanya

Aku beri ia umpan dan ia beri aku ikan

Kami saling memberi

Kadang aku hanya beri ia senar dan mata kail dan ia beri aku umpan dan ikan

Bila langit abu-abu bercampur hitam dan aku tak dapat menemuinya

Baca Juga  Gempa M5,2 Guncang Tenggara Seram Timur, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Dalam mimpi kami bertemu

Aku menjelma bayi kecil dan ia menjelma ibu

Dengan lembut membelaiku, sampai aku tertidur

Di peluknya yang biru, di peluknya yang hijau

Supu, 2023

=====

Meninggalkan Weda

Umpan terakhir yang jatuh ke dasar laut

memberi kita banyak lauk

kemudian paginya kita pergi

saat matahari di atas kepala

di perjalanan, cuma ada papa

tak ada lagi mama

mama yang rindu

sebelum fajar sudah di kebun

di antara daun-daun berembun

mama duduk tanpa senyum

ketika matahari miring ke barat

kita sudah jauh

sudah sangat jauh

meninggalkan Weda

meninggalkan teluk

meninggalkan peluk

2023

======

No More Posts Available.

No more pages to load.