Porostimur.com, Muntok — Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka Barat resmi meluncurkan Program NGAQUR (Ngaji Al-Qur’an) sebagai bagian dari upaya memperkuat keimanan, ketakwaan, serta integritas seluruh insan Adhyaksa di lingkungan Kejari Bangka Barat. Program tersebut diluncurkan pada Kamis (22/1/2026).
Peluncuran NGAQUR menjadi langkah konkret Kejari Bangka Barat dalam membangun pembinaan spiritual aparatur kejaksaan, guna menopang pelaksanaan tugas penegakan hukum yang berlandaskan nilai moral, etika, dan keadilan.
Pembinaan Spiritual untuk Penguatan Karakter Aparatur
Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Barat, Ahmad Patoni, mengatakan bahwa Program NGAQUR dirancang sebagai ruang pembinaan rohani yang berkelanjutan bagi seluruh pegawai. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuk karakter aparatur kejaksaan yang jujur, berakhlak mulia, serta memiliki integritas tinggi.
“Melalui penghayatan nilai-nilai Al-Qur’an, integritas dan hati nurani terus ditumbuhkan dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujar Ahmad Patoni.
Menurutnya, penguatan iman dan ketakwaan menjadi fondasi penting dalam membentuk aparatur penegak hukum yang tidak hanya profesional, tetapi juga berpegang teguh pada nilai-nilai kebenaran dan keadilan.
Integritas dan Etika Kerja Jadi Fokus Utama
Ahmad Patoni menjelaskan, Program NGAQUR tidak semata-mata berorientasi pada kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi sarana pembentukan moral dan etika kerja aparatur kejaksaan. Nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan keadilan diharapkan dapat tercermin dalam setiap pelayanan hukum kepada masyarakat.











