Perkuat Konektivitas di Pulau Obi, Harita Nickel Hadirkan Jembatan Akelamo dan Dermaga Panji Baru

oleh -202 views
Executive Vice President External Relations Harita Nickel Latif Supriadi, mengatakan penguatan konektivitas menjadi bagian penting dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Menurut Latif, pembangunan infrastruktur merupakan investasi jangka panjang untuk memastikan masyarakat di sekitar wilayah operasional memiliki akses yang lebih luas terhadap pendidikan, layanan kesehatan, dan pasar.

Dari Ketergantungan Cuaca ke Akses yang Pasti

Sebelum hadirnya jembatan, masyarakat harus menghadapi keterbatasan akses akibat kondisi geografis. Sungai Akelamo yang menjadi sungai terbesar di Pulau Obi selama bertahun-tahun memisahkan Desa Soligi dan Desa Kawasi.

Kepala Desa Soligi, Madaisi La Siriali, mengungkapkan warga sebelumnya harus menggunakan ponton untuk menyeberang, dengan risiko tinggi karena bergantung pada arus dan cuaca.

“Dulu warga harus menyesuaikan arus dan cuaca saat menyeberang. Sekarang akses lebih aman, cepat, dan efisien,” ujarnya.

Sejak Jembatan Akelamo mulai beroperasi pada awal 2025, mobilitas masyarakat menjadi jauh lebih lancar, termasuk dalam mengakses layanan kesehatan dan pendidikan.

Baca Juga  Tuntut Desa Barataku Jadi Pelabuhan Singgah, Warga Loloda Tengah Hadang KM Sabuk Nusantara 35

Perkuat Ekonomi dan Kolaborasi Warga

Kemudahan akses juga berdampak langsung pada aktivitas ekonomi masyarakat. Distribusi hasil pertanian dan perikanan kini lebih cepat dan efisien, sehingga membuka peluang pasar yang lebih luas.

Kepala Desa Kawasi, Arifin Saroa, menyebut terbukanya akses darat telah mendorong kerja sama antarwarga dalam aktivitas perdagangan.

No More Posts Available.

No more pages to load.