Porostimur.com, Jakarta – Komisi VII DPR RI berkomitmen untuk mendorong penguatan soft power melalui pengembangan sektor ekonomi kreatif dan potensi budaya lokal sebagai bagian dari strategi memperkuat sektor pariwisata di Provinsi Maluku.
Diketahui Komisi VII DPR RI baru saja melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Maluku pada Kamis, 12 Juni 2025 kemarin dan melakukan pertemuan dengan pemerintah setempat maupun sejumlah piohak terkait.
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Lamhot Sinaga menyebut, Maluku memiliki kekayaan sumber daya budaya, kuliner, serta potensi kreatif yang luar biasa yang belum sepenuhnya tergarap secara optimal. Jika dikelola secara serius, menurutnya sektor ini mampu menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah.
“Soft power berbasis budaya dan ekonomi kreatif harus menjadi ujung tombak penguatan pariwisata Maluku. Banyak wisatawan mancanegara datang bukan hanya untuk menikmati keindahan alam, tetapi juga mencari pengalaman budaya, kuliner, serta produk kreatif khas daerah. Maluku memiliki semua potensi itu,” ujarnya Lamhot Sinaga melalui keterangannya, Jumat (13/6/2025).
Menurutnya, dibandingkan dengan negara-negara lain seperti Jepang, Indonesia, termasuk Maluku, masih perlu memperkuat identitas kuliner dan produk kreatif yang mudah dikenali oleh wisatawan. Selama ini, wisatawan mancanegara belum memiliki referensi kuat terkait kuliner atau produk khas Maluku, sehingga potensi pemasukan daerah dari sektor ini belum tergarap maksimal.









