Di dalam Al-Qur’an, Allah memerintahkan orang-orang beriman untuk menganggap dan mencintai satu sama lain sebagai saudara sendiri, bersikap memaafkan dan memberi perlindungan, serta benar-benar menghindari perpecahan, ketidakutuhan, dan percerai-beraian.
Ajaran Islam mengharuskan kaum muslim untuk tidak pernah melupakan bahwa mereka semua adalah bersaudara. Apa pun sukunya, bahasa atau golongan yang seseorang miliki, sesungguhnya setiap muslim adalah saudara.
Hal mana selaras dengan wasiat para leluhur kita sebagaimana saya kutip dalam Dalil Moro di atas. Oleh karena itu semua perbedaan harus kita hargai dan kita sikapi sebagai sumber kekayaan dan bukan sebagai sumber pertikaian dan perpecahan.
Ajaran Islam memberi petunjuk kepada kita bahwa persaudaraan dan kesetiakawanan merupakan salah satu ajaran islam yang sangat penting dalam kehidupan manusia, karena pada dasarnya manusia itu adalah mahluk sosial sekaligus mahluk individu.
Mengapa demikian? Karena kehidupan ini tak selamanya sejalan dengan apa yang diinginkan oleh manusia. Suatu ketika manusia menderita sakit, mengalami sesuatu yang menakutkan, dan pada saat yang lain mendapatkan kegembiraan dan kesenangan.
Kejadian yang demikian menunjukkan bahwa manusia memerlukan pelindung, memerlukan tempat memohon dan memerlukan tempat berterima kasih, manusia sangat tergantung kepada manusia lainnya. Oleh karena itu hubungan antar manusia perlu diatur, agar tidak terjadi benturan-benturan yang tidak diinginkan.




