Pertama Kalinya Dalam Sejarah, Pemain Asia Jadi Top Skorer Sementara Premier League

oleh -32 views
Link Banner

Porostimur.com | London: Proses reinkarnasi Tottenham menjadi salah satu kandidat juara ditangan Jose Mourinho mulai menampakkan hasil setelah dalam laga keenam Premier League musim ini, pasukan Tottenham berhasil mengalahkan Burnley di kandangnya dengan skor 0-1.

Satu-satunya gol dibuat oleh penyerang Asia asal Korea Selatan, Son Heung Min di menit 75 lewat diving header memanfaatkan assist Harry Kane di menit 75. Proses gol ini terbilang cantik dan membuat Son kini memimpin daftar top skorer Premier League musim ini.

Son Heung Min pun menjadi penyerang asal Benua Asia pertama yang berhasil menjadi top skorer sementara dengan 8 gol dari 6 kali bermain. Koleksi gol Son musim ini bahkan setara dengan jumlah gol Arsenal di 6 laga dengan 8 gol yang notabene musuh bebuyutan tim asal London tersebut.

Baca Juga  Gelar Pesparani, terjaganya simbol kerukunan beragama di Maluku

Sejatinya bersama Mourinho, posisi Son lebih naik menjadi second striker dibanding penyerang sayap di era Mauricio Pochettino yang membuat Son tampil lebih agresif dan membahayakan musim ini. Posisi Son kini lebih mirip sebagai duet Kane dan jika dilihat chemistry keduanya sebagai pasangan striker memang cukup terlihat.

Jumlah gol kombinasi dengan assist antara Son dan Harry Kane bahkan ada di peringkat kedua sejarah Premier League dibawah Didier Drogba dan Lampard yang mengoleksi 36 gol. Sementara Son dan Kane berhasil menyarangkan 29 gol dimana Kane mencetak 15 gol dan Son 14 gol.

Baca Juga  Kakanwil Kemenag Malut Imbau Petugas Haji Tetap Semangat Laksanakan Tugas

Ini pula yang membuat peran Dele Alli semakin hilang di starter lineup Spurs karena Son lebih berfungsi mendukung Kane dan tempat Alli pun direbut Ndombele yang memiliki daya jelajah tinggi.

Son pun patut bangga, karena dirinya menjadi pemain kedua asal Korea Selatan setelah Park Ji Sung bersama Manchester United yang bisa dikatakan berhasil menaklukan tensi tinggi kompetisi Liga Inggris dengan selalu berada di level tertinggi.

Baca Juga  Diduga Aniaya Warga Capalulu, Mantan Ketua KPU Kepulauan Sula Dilaporkan ke Polisi

Son bahkan di era Pochettino disebut sebagai Messinya Spurs karena olah bola, tembakan dan permainnanya yang sederhana cukup membuat Pochettino mampu membawa Spurs nangkring di posisi runner up dan 3 besar.

Kini Mourinho pun meningkatkan kualitas Son dan Kane di lini depan yang membuat Spurs berhasil berada di posisi 5 klasemen hanya 2 angka saja dari pemuncak klasemen Everton.

Juara pun bukan hal yang tidak mungkin mengingat Mou belum memainkan seluruh skuat utamanya dimana Gareth Bale dan Sergio Reguilon pun masih ada di bangku cadangan untuk beradaptasi.

Hati-hati Tottenham bakal galak lagi musim ini! (red/sumber)