Porostimur.com, Ambon – Gangguan kesehatan yang dialami sejumlah peserta Latihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) setelah mengonsumsi makanan dalam kegiatan tersebut mendapat sorotan DPRD Provinsi Maluku.
Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Maluku Nina Batuatas, meminta Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Maluku melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyedia jasa katering yang digunakan dalam kegiatan Latsar.
Menurut Nina, kejadian tersebut tidak boleh hanya dipandang sebagai persoalan teknis penyelenggaraan kegiatan. Aspek keamanan pangan, kualitas makanan, hingga mekanisme pengawasan terhadap vendor yang bekerja sama dengan pemerintah daerah harus menjadi bagian dari evaluasi.
“Gangguan kesehatan yang dialami sejumlah peserta Latsar setelah mengonsumsi makanan harus menjadi bahan evaluasi serius, terutama menyangkut standar keamanan pangan dan mekanisme pengawasan terhadap vendor yang bekerja sama dengan pemerintah daerah,” tegas Nina saat dihubungi dari Ambon, Senin (21/9/2026).
DPRD Minta Hasil Investigasi Dibuka
Nina menegaskan, DPRD memiliki fungsi pengawasan terhadap kinerja organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk memastikan pelayanan pemerintah berjalan sesuai standar.
Karena itu, ia meminta BPSDM memberikan penjelasan mengenai hasil investigasi lapangan yang dilakukan tim gerak cepat gabungan Dinas Kesehatan Kota Ambon dan Dinas Kesehatan Provinsi Maluku.









