Porostimur.com, Jakarta – Sepeda motor jenis skuter matik (skutik) bisa dikatakan kini merajai pasar otomotif roda dua Tanah Air. Hal tersebut nampak dari populasinya di jalanan yang mendominasi.
Menilik data penjualan sepeda motor nasional yang dirilis Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), segmen skutik berkontribusi sebanyak 87,58 persen dari total penjualan 5 juta sepeda motor pada 2021.
Skutik sendiri terbagi dalam beberapa kelas yang didasarkan pada kubikasi mesinnya. Untuk kelas 150 cc yang kerap dijuluki kelas skutik bongsor, terdapat sejumlah nama seperti Yamaha Nmax, Yamaha Aerox, Honda PCX, Honda ADV, hingga Honda Vario 150.
Skutik bongsor menawarkan tenaga yang mirip motor sport, namun tetap memberikan kenyamanan berkendara di jalanan perkotaan. Posisi duduk pada skutik bongsor pun dinilai lebih ergonomis dengan setang yang lebih tinggi dibanding skutik entry level yang dimensinya lebih kecil.
Per Januari 2022, banderol skutik bongsor baru menyentuh angka Rp 20 jutaan, bahkan hingga Rp 30 jutaan. Angka yang terlampau mahal bagi sebagian kalangan. Dengan dana terbatas, tentu berburu unit bekasnya jadi solusi paling masuk akal.
Menilik bursa motor bekas daring, Rabu (12/1/2022), dengan mematok harga di bawah Rp 20 juta, hampir semua produk skutik bongsor bisa ditemukan.











