Kapolda juga menekankan agar tidak percaya calo atau orang yang menjanjikan kelulusan namun dengan imbalan meminta sejumlah uang, sudah banyak kasus penipuan yang terjadi yang melibatkkan masyarakat dan anggota Polri yang memanfaatkan kesempatan untuk berlaku curang.
Kapolda memerintahkan untuk mencoret peserta yang mencoba dan berlaku curang serta memproses hukum anggota dan masyarakat bila terbukti melakukan hal tersebut.
“Ketika peserta ketahuan kita akan coret untuk tidak perlu melanjutkan lagi karena ini sudah menjadi kesepakatan kita di hari ini dan anggota yang terlibat akan kita proses,” tegasnya.
Kapolda juga meminta orang tua jangan percaya kepada oknum Polri atau masyarakat yang menjanjikan dapat meluluskan anaknya dengan meminta imbalan uang atau materi. Apabila kedapatan seperti itu agar dicatat identitasnya dan laporkan kepada panitia pengawas internal dan eksternal.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan tugas dalam mempersiapkan seleksi penerimaan Taruna/i Akpol, Bintara dan Tamtama Polri Gelombang II Tahun 2024, dengan harapan semoga kegiatan ini menjadi momentum bagi kita untuk lebih berperan aktif dalam memberikan kontribusi positif bagi pelaksanaan seleksi, sehingga dapat menghasilkan calon-calon anggota polri yang baik dan berkualitas,” pungkasnya. (Keket)









