“Tetapi paling utama dari semua itu adalah soal pilkada. Pilkada menjadi sebuah amanat kerja yang memang agenda nasional, dia sangat strategis untuk mejamin keberlanjutan jalannya pemerintahan bukan saja di kota ini, di Provinsi Maluku tapi seluruh Gubernur dan Wakil, Bupati-wakil, wali kota-wakil di seluruh Indonesia,” terangnya.
Disinggung terkait dengan terjadinya keberpihakan dalam politik praktis yang bisa saja dilakukan oleh ASN, Kaya menegaskan dirinya akan memberikan tindakan tegas sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Akan diproses kalau ada laporan dan itu sesuai aturan-aturan kepegawaian, netralitas ASN tetap ditegakkan. Kita sudah dijanjikan oleh Pempus langsung ketika menerima SK (Penjabat), harus tegak lurus sebab ini bukan jabatan politis,”tukasnya.
Dominggus berjanji selama masa tugasnya kedepan, tugas dan tanggung jawab yang berkaitan dengan delapan kebijakan prioritas tersebut akan dilaksanakan dengan benar, serta melanjutkan apa yang telah dibuat oleh Penjabat sebelumnya.
“Jadi intinya apa yang saya sampaikan tadi akan melanjtukan yang sudah dilakukan oleh Penjabat sebelumnya kita benahi yang masih kurang-kurang apa yang perlu diperkuat lagi supaya lebih baik kedepan,” pungkasnya. (Arfa Baranratut)









