Peran China di Ukraina
Perdana Menteri Selandia Baru itu juga memperingatkan agar tidak mengambil pandangan “hitam dan putih” tentang dunia. Ia menyebut invasi Ukraina sebagai perang antara Barat dan Rusia atau demokrasi melawan otokrasi, dan menyingkirkan pemain penting seperti China.
“Jangan berasumsi bahwa China sebagai anggota Dewan Keamanan tidak memiliki peran dalam memberikan tekanan sebagai tanggapan atas hilangnya integritas teritorial di tangan Rusia,” ungkap Ardern.
Ardern juga menyinggung ekspansi China di kawasan Asia Pasifik. Sejauh ini Bejing terus mengembangkan pengaruh diplomatik dan keamanannya di Kepulauan Pasifik. Salah satunya penandatanganan pakta keamanan rahasia dengan Kepulauan Solomon pada April lalu yang telah menimbulkan kekhawatiran di antara beberapa negara Barat.
Ardern mengatakan Cina telah lama menjadi pemain di kawasan itu dan akan salah jika mengharapkan negara-negara Kepulauan Pasifik yang berdaulat untuk “berpihak”. Ardern menyebut ketika ketegangan meningkat di Pasifik, diplomasi harus menjadi “alat terkuat”. Ia juga memperingatkan agar tidak mengisolasi pemain besar alih-alih terlibat dengan mereka.
(red/detikcom/afp)




