Polisi Amankan 11 Pelajar di Morotai, Gadis 15 Tahun Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Usai Dicekoki Miras

oleh -6 Dilihat
Kasubsipenmas Humas Polres Pulau Morotai, Ipda Muh Yusuf K, mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 23.00 WIT di Kecamatan Morotai Utara.

“Di lokasi, korban dan temannya diduga dipaksa mengonsumsi miras yang diberikan berulang kali hingga korban mabuk dan tidak mampu memberikan perlawanan secara normal,” beber Yusuf.

Dalam kondisi tersebut, korban diduga mengalami kekerasan seksual yang dilakukan oleh beberapa orang.

Polisi menyebut dugaan kekerasan seksual tersebut meliputi pemerkosaan, pencabulan dan pelecehan.

“Dalam kondisi tersebut, korban diduga mengalami tindakan kekerasan seksual berupa pemerkosaan, pencabulan dan pelecehan yang dilakukan oleh beberapa orang,” tambahnya.

Kasus tersebut kemudian dilaporkan korban ke Polsek Morotai Utara pada Minggu (23/8/2026).

Laporan itu disertai bukti awal berupa rekaman video yang diduga merekam peristiwa kekerasan seksual terhadap korban.

Setelah menerima laporan tersebut, personel Polsek Morotai Utara bergerak melakukan pengamanan terhadap sejumlah orang yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut.

“Setelah menerima laporan disertai bukti awal berupa rekaman video, personel Polsek Morotai Utara dalam waktu kurang dari satu jam lalu mengamankan 11 orang,” jelas Yusuf.

Sebanyak 11 orang tersebut kemudian dibawa ke Polsek Morotai Utara untuk menjalani pemeriksaan.

Baca Juga  Kapal Tua hingga Toilet Kotor, Panca Karya Diminta Benahi Pelayanan Feri Hunimua–Waipirit

8 Terduga Pelaku, 3 Masih Berstatus Saksi

Polisi kemudian memindahkan seluruh orang yang diamankan dari Polsek Morotai Utara ke Mapolres Pulau Morotai untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dari 11 orang yang diamankan, polisi menetapkan delapan orang sebagai terduga pelaku dan tiga lainnya sebagai saksi.

Sebagian dari mereka diketahui masih berstatus pelajar SMP dan SMA.

Mereka masing-masing berinisial SM, SB, JT, RST, RT, RAB, RL, RT, AD, GB dan WF.

Kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan rangkaian kejadian serta peran masing-masing orang dalam peristiwa tersebut.

No More Posts Available.

No more pages to load.