Polisi Buru Para Pelaku Pembakaran Rumah Warga Hunuth

oleh -211 views

Porostimur.com, Ambon – Tawuran antar pelajar di Desa Hunuth, Kota Ambon, pada Kamis (21/8/2025) berujung tragis dengan puluhan rumah terbakar, ratusan orang mengungsi, dan trauma baru bagi warga sekitar.

Kronologi bermula dari perkelahian antarsiswa SMK Negeri 3 Waiheru, Kota Ambon, Selasa (19/8/2025). Dalam insiden itu, seorang siswa asal Hitu, berinisial AP, tewas setelah ditikam orang tak dikenal (OTK).

Kabar duka tersebut menyulut emosi warga Hitu hingga kemudian merembet menjadi penyerangan terhadap warga Hunuth.

“Kasus ini memang berawal dari tawuran pelajar, kemudian meluas dan memicu amarah warga,” ungkap Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Rositah Umasugi, Sabtu (23/8/2025).

Puluhan Rumah Rusak, 779 Jiwa Mengungsi

Data olah tempat kejadian perkara (TKP) mencatat sedikitnya 14 unit rumah warga terbakar dan 18 unit lainnya rusak. Kerusakan juga terjadi di sejumlah tempat usaha milik masyarakat setempat.

Baca Juga  Ambon, De Oranje, dan Ingatan yang Tak Pernah Selesai

“Laporan masuk ke kepolisian pada 21 Agustus, langsung oleh pemilik rumah yang merasa dirugikan karena tempat tinggalnya dibakar,” jelas Rositah.

Akibat bentrokan itu, sebanyak 779 jiwa atau 156 kepala keluarga (KK) terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

Situasi darurat ini menambah beban psikologis bagi warga yang harus kehilangan tempat tinggal sekaligus menghadapi ancaman konflik lanjutan.

No More Posts Available.

No more pages to load.